Samsung Kembangkan Smart TV Berbasis Otak Manusia

INFO

Dok: CNET
29 November 2018
Samsung Kembangkan Smart TV Berbasis Otak Manusia

IMAJI.LIVE, MEDAN – Samsung tengah membuat perangkat lunak TV pintar yang dapat dikendalikan dengan gelombang otak manusia. Artinya taka da lagi penggunaan remote.

Pengerjaan ini diberi nama Project Pontis. Tujuan penciptaan smart tv berbasis otak manusia ini ditujukan untuk kemudahan bagi penyandang disabilitas untuk menggunakan smart TV.

 "Pengguna dengan keterbatasan fisik untuk mengubah saluran dan menyesuaikan volume suara dengan otak mereka," demikian pernyataan Samsung dilansir dari CNET, Kamis (29/11/2018).

Proyek ini dikerjakan oleh Samsung Swiss dengan menggandeng Center of Neuroprosthetics of the Ecole Polytechnique Fédérale de Lausanne (EPFL), sebuah lembaga yang fokus dalam neuroteknologi. Kerjasama pun telah dimulai pada Agustus 2018 silam, atau sekitar 3 bulan lalu. 

"Bagaimana kami dapat menyediakan aksesibilitas kepada orang-orang yang tidak dapat bergerak atau yang memiliki keterbatasan ekstrim pada gerakan mereka," kata Ricardo Chavarriaga, seorang ilmuwan senior di EPFL yang terlibat dalam proyek tersebut.

Ia memaparkan, langkah pertama dalam membuat perangkat lunak TV ini adalah mengumpulkan sampel bagaimana otak berperilaku ketika pengguna ingin melakukan sesuatu seperti memilih film dengan menggunakan sistem Antarmuka Komputer Otak (BCI). 

Untuk mengumpulkan gelombang otak dalam prototipe, pengguna memakai headset yang ditutupi dengan 64 sensor sambil melihat pelacak mata. Headset terhubung ke komputer yang dicerminkan ke TV. Prototipe saat ini menggunakan pelacakan mata untuk menentukan kapan pengguna telah memilih film tertentu.

Sistem kemudian membangun profil video yang membuat pengguna tertarik, sehingga memudahkan untuk menyediakan daftar konten di masa mendatang.

"Satu hal yang harus kita perhitungkan adalah semua orang berbeda. Kami percaya kami harus melakukan yang terbaik untuk orang itu, jadi kami harus mempersonalisasi," kata Chavarriaga lagi. 

Martin Kathriner, Head of Public Affair Samsung Swiss mengatakan bahwa setiap rumah pasti memiliki televisi. Ia menambahkan bahwa televisi tersebut juga bisa digunakan sebagai smart home hub yang akan lebih menarik untuk teknologi gelombang otak.

Samsung berencana untuk membuat dua teknologi ini 2019 mendatang. Pengujian akan dimulai di salah satu rumah sakit di Swiss.


  • TAGS
  • smart tv
  • samsung
  • otak