Sumut Tempati Peringkat 7 Kasus HIV/AIDS Tertinggi di Indonesia

HEALTHY LIFE

Pengurus KPA Sumut saat memberikan keterangan kepada media.
30 November 2018
Sumut Tempati Peringkat 7 Kasus HIV/AIDS Tertinggi di Indonesia

IMAJI.LIVE, MEDAN - Jumlah penderita HIV/AIDS di Sumatera Utara tergolong tinggi di Indonesia. Berdasarkan data dari Sistem Informasi HIV-AIDS (SIHA) Kementerian Kesehatan RI, Sumut tercatat memiliki 14.891 kasus HIV dan  3.916 kasus AIDS hingga Desember 2017.

“Sumut termasuk kedalam kelompok 10 besar provinsi di Indonesia yang memiliki banyak kasus HIV dan AIDS,  bahkan Sumut berada pada peringkat ke 7 setelah Provinsi Jawa Tengah,” Sekretaris Komisi Penanggulan Aids (KPA) Sumut, Rahmadsyah di kantor KPA, Jalan Veteran, Medan, Jumat (30/11/2018).

Dalam penanggulangannya, Sumut menghadapi tujuh tantangan. Pertama yakni belum semua Kabupaten/Kota membentuk KPA sebagai lembaga koordinasi dalam penanggulangan HIV dan AIDS di daerah. Kedua belum semua Dinas-dinas di lingkungan pemprovsu mengalokasikan anggaran untuk penanggulangan HIV dan AIDS.

"Yang ketiga yaitu KPA Provinsi dan Kabupaten/Kota yang aktif dalam penanggulangan HIV dan AIDS masih belum memiliki anggaran yang cukup untuk melakukan upaya penanggulangan HIV dan AIDS secara maksimal," terangnya.

Tantangan keempat, lanjut Rahmad, adanya stigma dan diskriminasi terhadap para ODHA dari masyarakat. Kelima, perkembangan kasus HIV dan AIDS masih didominasi usia produktif dengan faktor risiko utama hubungan seks.

"Untuk keenam masalah belum maksimalnya penemuan kasus HIV dan AIDS dan ODHA yang harus mendapatkan CST (Care. Support dan Treatment).  Terakhir masih belum maksimalnya keberanian masyarakat memanfaatkan fasilitas kesehatan yang ada untuk mengetahui status HIV-nya," paparnya lagi.

Hal di atas, menurutnya sangat perlu mendapatkan perhatian dari semua pihak baik jajaran pemerintahan maupun masyarakat secara komprehensif. 

Momen peringatan Hari AIDS Sedunia (HAS) 2018 yang setiap tanggal 1 Desember diperingati setiap tahun penting untuk mendorong semuanya menghindari faktor risiko penularan HIV dan memberanikan diri untuk mengetahui status HlV-nya demi mendapatkan treatment yang Iebih dini sehingga penularan dapat ditanggulangi Iebih cepat dan kehidupan sosial-pun akan berjalan dengan normal.

Peringatan tahun ini, kata Rahmad, mengambil tema 'Saya Berani Saya Sehat'. Melalui tema ini diharapkan seluruh masyarakat meningkatkan kesadaran dan kepedulian terhadap HIV dan AIDS dengan cara melakukan Tes HIV dan melanjutkan dengan pengobatan ARV sedini mungkin jika terdiagnosa HIV.

 


  • TAGS
  • HIV
  • AIDS
  • HIV/AIDS