10 Agustus 2018
Bertarung di Pilpres, Segini Jumlah Kekayaan Jokowi-Maaruf dan Prabowo-Sandiaga Uno

IMAJI.LIVE, MEDAN – Pemilihan Umum Presiden Republik Indonesia tahun 2019 telah memiliki kandidat calon pemimpin. Pemilu Presiden periode 2019-2023 diikuti oleh dua pasangan bakal calon.

Mereka adalah Joko Widodo – KH Ma’aruf Amin dan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Keduanya pun kompak mendaftarkan diri ke Komisi Pemilihan Umum  (KPU) tepat pada hari terakhir pendaftaran bursa capres-cawapres ditutup, Jumat (10/8/2018).

Joko Widodo – KH Ma’aruf Amin, sebagai pasangan pertama yang mendaftar didukung oleh 9 partai yakni Nasdem, PDIP, Golkar, Hanura, PPP, PKB, PKPI, Perindo, dan PSI. Meski demikian, PSI dan Perindo tidak masuk dalam daftar pengusung yang ditetapkan oleh KPU karena tidak termasuk partai peserta pemilu 2014 lalu.

Hal ini merujuk pada Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu. Menurut UU tersebut, yang berhak mengusung dan mencalonkan pasangan calon presiden dan wakil presiden, hanya gabungan partai politik peserta pemilu tahun 2014. Sementara Perindo dan PSI adalah partai baru dalam Pemilu 2019 mendatang.

Di lain pihak, pasangan Prabowo Subianto – Sandiga Uno resmi mendaftarkan diri sebagai peserta Pemilu Presiden 2019 usai salat Jumat. Keduanya didukung oleh empat parpol yakni Gerindra, Demokrat, PKS, dan PAN.

Selain jumlah dukungan parpol, jumlah harta kekayaan menjadi salah satu bahasan menarik bagi publik. Direktur Pendaftaran dan Pemeriksaan LHKPN Cahya Hardianto Harefa mengatakan, laporan kekayaan ini penting untuk pencegahan korupsi. Dari LHKPN, maka kekayaan penyelenggara negara bisa terdeteksi.

Dilansir dari situs LHKPN, Joko Widodo terlihat terakhir kali melaporkan jumlah harta kekayaannya pada 1 Juli 2014 silam. Tercatat, Jokowi memiliki kekayaan sekitar Rp29,8 miliar dan USD 27.633 atau sekitar Rp 386 juta (Rp 14.000/USD). Totalnya, orang nomor satu di Indonesia itu memiliki kekayaan senilai Rp30,3 miliar yang mencakup harta tidak bergerak seperti 24 bidang tanah dan bangunan sekitar Rp 29,453 miliar. Kemudian harta bergerak seperti 10 mobil dan dua sepeda motor dengan nilai sekitar Rp954,5 juta.

Sementara itu pasangannya Ma'ruf Amin memiliki kekayaan senilai Rp427,2 juta. Jumlah tersebut merupakan kekayaannya pada 17 tahun yang lalu, tepatnya 10 Mei 2001. Saat itu Ma'ruf tercatat sebagai anggota DPR.

Sedangkan Prabowo Subianto, laporan harta kekayaan terakhir yang dilaporkan pada 20 Mei 2014, berjumlah Rp1,6 triliun dan USD 7,5 juta atau sekitar Rp105 miliar (kurs Rp 14.000).

Diantara tiga nama di atas, Sandiaga Uno lah yang memiliki perincian daftar kekayaan terbaru. Kala itu, ia melaporkan jumlah kekayaan pada KPK saat hendak maju sebagai Wakil Gubernur Jakarta mendampingi Anies Baswedan.

Dalam laporan 29 September 2016, jumlah kekayaan seorang pengusaha ini mencapai Rp3,8 triliun. Jumlah ini terdiri dari Rp113 miliar harta tak bergerak dan harta bergerak seperti 2 buah mobil senilai Rp375 juta. Selain itu ia juga punya  logam mulia, barang-barang seni dan antik, serta benda bergerak lainnya dengan total nilai Rp 3,2 miliar. Serta  surat-surat berharga  dengan total senilai Rp 3,7 triliun. 

Jumlah ini pun menempatkan dirinya sebagai peserta Pilpres terkaya sementara sebelum adanya laporan terbaru dari Jokowi, Ma’aruf, dan Prabowo.

 


  • TAGS
  • pilpres
  • pemilu
  • jokowi
  • maaruf amin
  • pabowosubianto
  • sandiaga uno