Berusia 100 Tahun dan Masih Aktif Kerja, Ini Rahasia Miliarder Chang Yun Chung

HEALTHY LIFE

Chang Yun Chung
07 Januari 2019
Berusia 100 Tahun dan Masih Aktif Kerja, Ini Rahasia Miliarder Chang Yun Chung

IMAJI.LIVE, MEDAN – Panjang umur dan masih terus bekerja adalah hal yang lekat dengan miliarder bernama Chang Yun Chung. Menginjak usia 100 tahun, ia masih aktif bekerja sebagai pengusaha di bidang perkapalan.

Pengusaha asal Singapura sekaligus pendiri Pacific International Lines (PIL) ini mengaku berdiam diri di rumah bukan tipikal rutinitas yang dilakukannya meski sudah menginjak usia senja. Hingga saat ini, Chang rutin mengunjungi kantor pusat perusahaan Singapura untuk mengawasi dan memeriksa setiap departemen yang ada. 

"Aku tidak bisa tinggal di rumah. (Aku akan) sangat, sangat bosan,” katanya kepada CNBC. 

Ia juga menuturkan, segala aktivitas yang dilakukannya ditulis dalam buku harian. Baginya, terus bekerja adalah adalah cara agar pikirannya tetap aktif dan tetap berhubungan dengan perusahaan yang ia dirikan pada tahun 1967 dengan dua kapal bekas itu. Chang mengungkapkan, kesehatan mental menjadi senjatanya hinga bertahan hingga saat ini. Orang terkaya nomor 15 di Singapura itu punmengaku tidak pernah marah selama membangun perusahaan. 

“Saya tidak pernah marah. Jika kamu marah, kamu kehilangan kontrol dirimu sendiri,” ungkapnya.

Hal ini pula yang diajarkannya kepada sang anak, Teo Siong Seng. Teo saat ini menjabat sebagai, Executive chairman of Pacific International Lines dan bertanggung jawab mengelola salah satu dari 20 perusahaan perkapalan terbesar di dunia dengan 18.000 pegawai. 

"Ketika saya masih muda, saya lebih pemarah, jadi saya lebih (dari) pemimpin yang keras. Tetapi ayah saya mengajari saya satu hal, dalam bahasa Cina, itu 'yi de fu ren'. Artinya Anda ingin orang-orang mematuhi Anda, bukan karena wewenang Anda, bukan karena kekuatan Anda, atau karena Anda galak, tetapi lebih karena integritas, kualitas Anda, bahwa orang benar-benar menghormati Anda dan mendengarkan Anda.” jelas Teo. 

Teo mengakui prinsip yang diajarkan ayahnya itu sangat sulit dilakukan. Namun, perlahan ia mulai terbiasa dengan hal tersebut. 

"Jadi, 'yi de fu ren' adalah hal yang sangat sulit untuk dilakukan, tapi kupikir aku perlahan-lahan mempelajarinya," kata Teo lagi. 

Ia mengakui ketenangan sang ayah dalam mengatasi permasalahan di perusahaan menjadi hal penting yang sampai saat ini dipelajarinya. 

"Tetap tenang adalah sesuatu yang aku pelajari darinya dan aku masih belajar darinya,” pungkasnya.


  • TAGS
  • chan yun chung
  • mental
  • miliarder