19 Juni 2019
Ekonomi Sumut Triwulan II Tumbuh 5,25 Persen
 
IMAJI.LIVE - Pertumbuhan ekonomi Sumatera Utara triwulan II-2019 terhadap triwulan II-2018 tumbuh 5,25 persen (y-on-y).
 
Dari sisi produksi, pertumbuhan didorong oleh semua lapangan usaha, dimana pertumbuhan tertinggi dicapai Lapangan Usaha Informasi dan Komunikasi sebesar 9,82 persen. 
 
Kepala Badan Pusat Statistik Sumut, Syeh Suhaimi mengatakan dari sisi pengeluaran, pertumbuhan tertinggi dicapai oleh Komponen Pengeluaran Konsumsi Pemerintah sebesar 18,50 persen.
 
"Ekonomi Sumatera Utara triwulan II-2019 terhadap triwulan sebelumnya meningkat sebesar 2,10 persen (q-to-q). Dari sisi produksi, pertumbuhan tertinggi pada Lapangan Usaha Administrasi Pemerintahan, Pertahanan dan Jaminan Sosial sebesar 4,57 persen," katanya, Selasa (6/8).
 
Dari sisi Pengeluaran, pertumbuhan tertinggi dicapai oleh Komponen Pengeluaran Konsumsi Pemerintah sebesar 10,90 persen. Ekonomi Sumatera Utara semester I-2019 terhadap semester I-2018 sebelumnya meningkat sebesar 5,28 persen (c-to-c).
 
Dari sisi produksi, pertumbuhan tertinggi pada Lapangan Usaha Informasi dan Komunikasi sebesar 9,40 persen.
 
Dari sisi Pengeluaran, pertumbuhan tertinggi dicapai oleh Komponen Pengeluaran Konsumsi Pemerintah sebesar 18,04 persen.
 
"Struktur ekonomi di Pulau Sumatera Utara secara spasial pada triwulan II-2019 didominasi oleh beberapa
provinsi diantaranya Provinsi Sumatera Utara yang memberikan kontribusi terbesar terhadap PDRB di Pulau
Sumatera sebesar 23,18 persen, diikuti oleh Provinsi Riau sebesar 22,29 persen, Provinsi Sumatera Selatan sebesar 13,29 persen, serta Provinsi Lampung sebesar 10,77 persen. Sementara kontribusi terendah ditorehkan oleh Provinsi Bengkulu dan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung," ujarnya.
 
Bila dilihat dari penciptaan sumber pertumbuhan ekonomi Sumatera Utara triwulan II-2019 (y-on-y), Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan memiliki sumber pertumbuhan tertinggi sebesar 1,48 persen.
 
Diikuti Perdagangan Besar dan Eceran, Reparasi Mobil dan Sepeda Motor sebesar 1,14 persen, Konstruksi 0,94 persen.

  • TAGS
  • ekonomi