Ekspansi Gojek ke Filipina Tersandung Regulator Transportasi Setempat

INFO

Istimewa
10 Januari 2019
Ekspansi Gojek ke Filipina Tersandung Regulator Transportasi Setempat

IMAJI.LIVE, MEDAN – Ekspansi Gojek ke Filipina tidak berjalan mulus seperti di Vietnam. Transportasi online milik anak bangsa ini pun ditolak untuk bisa masuk ke negara tersebut.

Regulator transportasi Filipina menyatakan menolak permohonan Go-Jek untuk menjadi layanan ride-hailing terbaru di Asia Tenggara.  Diketahui, Go-Jek mengajukan izin untuk beroperasi di Manila pada Agustus tahun lalu melalui anak perusahaan yang sepenuhnya dimiliki Velox Technology Philippines Inc.

“Velox tidak memenuhi persyaratan kewarganegaraan dan aplikasi itu tidak diverifikasi sesuai dengan aturan kami," kata Martin Delgra Kepala Badan Pengatur Perhubungan Darat Filipina (Land Transportation Franchising and Regulatory Board/ LTFRB) kepada Reuters dilansir dari Insider,  Kamis (10/1/2019),.

Meski demikian, January Sabale, kepala komunikasi LTFRB menyampaikan, Gojek dapat mengajukan banding terkait putusan ini atau bekerja sama dengan investor Filipina.

 "Go-Jek bisa mendapatkan mitra lokal yang akan memiliki setidaknya 60 persen entitas wahana untuk mematuhi hukum," kata January.

Menanggapi penolakan ini, Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara mengaku akan membatu Gojek utnuk mengepakkan sayap di negara tersebut.

"Pemerintah akan bantu terus Gojek ekspansi ke negara lain. Kita bangga tidak klo perusahaan Indonesia di luar negeri? Itu salah satunya,” terangnya.

"Kalau kita sesama negara ASEAN tidak mau saling membuka diri, orang lain dari regional lain yang akan masuk ke ASEAN,” tambah Rudiantara dilansir dari CNNIndonesia.


  • TAGS
  • gojek