01 Oktober 2018
Indonesia Terima 1,51 Juta Kunjungan Wisman pada Agustus 2018

IMAJI.LIVE, MEDAN - Jumlah kunjungan wisatawan mancanegara atau wisman ke Indonesia Agustus 2018 naik 8,44 persen dibanding jumlah kunjungan pada Agustus 2017, yaitu dari 1,39 juta kunjungan menjadi 1,51 juta kunjungan.

Namun, jika dibandingkan dengan Juli 2018, jumlah kunjungan wisman pada Agustus 2018 mengalami penurunan sebesar 1,93 persen.

“Secara kumulatif (Januari–Agustus 2018), jumlah kunjungan wisman ke Indonesia mencapai 10,58 juta kunjungan atau naik 12,30 persen dibandingkan dengan jumlah kunjungan wisman pada periode yang sama tahun 2017 yang berjumlah 9,42 juta kunjungan,” kata Kepala Badan Pusat Statistik, Suhariyanto, dalam siaran persnya, Senin (1/10/2018).

Jumlah kunjungan 1,51 juta tersebut masuk melalui pintu masuk udara sebanyak 1,01 juta kunjungan, pintu masuk laut sebanyak 281,11 ribu kunjungan, dan pintu masuk darat sebanyak 224,17 ribu kunjungan.

Suhariyanto memeparkan, jumlah kunjungan wisman ke Indonesia yang datang melalui pintu masuk udara pada Agustus 2018 mengalami penurunan sebesar 0,89 persen dibanding jumlah kunjungan wisman pada bulan yang sama tahun sebelumnya.

Penurunan tersebut terjadi di sebagian besar pintu masuk udara dengan persentase penurunan tertinggi tercatat di Bandara Internasional Lombok, Nusa Tenggara Barat yang mencapai 64,71 persen, diikuti Bandara Sultan Syarif Kasim II, Riau 17,08 persen dan Bandara Adi Sucipto, DI Yogyakarta 14,75 persen.

“Penurunan terendah terjadi di Bandara Ahmad Yani, Jawa Tengah sebesar 1,14 persen.,” katanya.

Sementara itu, kenaikan jumlah kunjungan wisman Agustus 2018 terjadi di enam pintu masuk udara dengan persentase kenaikan paling besar terjadi di Bandara Sam Ratulangi, Sulawesi Utara sebesar 73,46 persen, dan kenaikan paling kecil terjadi di Bandara Soekarno-Hatta, Banten sebesar 6,65 persen.

Selain itu, wisman yang berkunjung melalui pintu masuk darat pada Agustus 2018 mengalami kenaikan sebesar 56,27 persen dibanding bulan yang sama tahun sebelumnya, yaitu dari 143,46 ribu kunjungan menjadi 224,17 ribu kunjungan.

“Persentase kenaikan tertinggi tercatat di pintu masuk Aruk, Kalimantan Barat sebesar 77,03 persen, sedangkan penurunan terjadi di pintu masuk Jayapura, Papua sebesar 15,23 persen. Demikian pula, jika dibanding Juli 2018, jumlah kunjungan wisman yang datang melalui pintu masuk darat mengalami kenaikan sebesar 1,25 persen dengan persentase kenaikan tertinggi tercatat di pintu masuk Aruk, Kalimantan Barat sebesar 74,67 persen dan kenaikan terendah terjadi di pintu masuk Jayapura, Papua sebesar 15,40 persen,” ujarnya.


  • TAGS
  • wisman
  • turis