09 Agustus 2018
Januari- Juni 2018 Realisasi Pupuk Bersubsidi Capai 101.438 Ton

IMAJI.LIVE, MEDAN- Alokasi kebutuhan pupuk bersubsidi untuk sektor pertanian Tahun Anggaran 2018 di Sumatera Utara  sebanyak 329.330 ton. Hal ini berdasarkan keputusan  Kepala Dinas (TPH) Tanaman Pangan dan Hortikultura untuk alokasi kebutuhan tahun 2018.

Kadis TPH Sumut HM Azhar Harahap melalui Kasi Pupuk Heru menuturkan alokasi ini terdiri dari jenis pupuk urea 169.110 ton jenis  ZA 51.610 ton, SP 36, 48.740 ton , NPK 128.080 ton jenis dan pupuk organik 31.790 ton.

“Dari semua jenis pupuk ini terbanyak jenis urea untuk kebutuhan sektor tanaman pangan sebanyak  169.110 ton serta NPK sebanyak 128.080 ton,” katanya baru-baru ini.

Lanjutnya, sejak bulan Januari sampai dengan Juni  2018, realisasi pupuk bersubsidi di Sumut yakni jenis pupuk urea 74.144,95  ton, ZA 26.873,50 ton, SP36 31.198,50 ton, NPK 72.332,50 ton dan organi 8.958 ton.

Sedangkan realisasi penyaluran  pupuk bersubsidi setahun yakni urea sebesar 43,84 %, ZA 52,07 %, SP36,64,01 %, NPK 56,47 % dan organik 28,18 %.

Berdasarkan data, dari 32 kabupaten di Sumut tertinggi serapan jenis pupuk urea yakni Kabupaten Simalungun 9.706,40 ton, Karo 8.579,45 ton, Deli Serdang  6.669 ton, Dairi 6.415 ton, Asahan 2.140,50 ton, Tapanuli Utara 2.071 ton, Tapsel 2.179 ton,Tobasa 2.231 ton dan Madina 2.433  ton.

Diketahui HET pupuk bersubsidi urea yakni Rp 1.800 per kg, SP36 Rp 2.000 per kg, NPK Rp 2.300 dan organik Rp500 per Kg.


  • TAGS
  • pupuk