Melihat Megahnya Masjid Tokyo Camii, Terbesar di Jepang

TRAVEL

Tokyo Camii
29 Oktober 2018
Melihat Megahnya Masjid Tokyo Camii, Terbesar di Jepang

 IMAJI.LIVE, MEDAN – Pasangan Irwan Mussry dan Maia Estianty melangsungkan pernikahan di Masjid Tokyo Camii & Turkish Culture Center, Jepang, Senin (29/10/2018).

Meski tak mengungkap detil pernikahannya, postingan Al Ghazali dan kekasihnya Alyssa Daguise di stories Instagram turut menjadi pertanda bahwa pernikahan memang berlangsung di tempat tersebut.

Lokasi pernikahan Maia dan Irwan pun bukan tempat sembarangan. Tokyo Camii & Turkish Culture Center merupakan masjid terbesar di Jepang. Masjid ini dibangun pertama kali pada tahun pada 12 Mei 1938. Namun, akibat karena mengalami kerusakan struktural yang cukup parah, masjid ini dihancurkan pada tahun 1986.

Pada tahun tersebut pula, bangunan masjid yang kental dengan budaya Turki ini dibangun kembali dengan melibatkan 70 pengrajin Turki. Seluruh marmer yang melekat pada bangunan masjid pun diimpor dari Turki.

Pembangunannya selesai pada tahun 2000 dengan biaya sekitar 1,5 miliar yen. Peresmian masjid yang berwarna putih di bagian luar ini dilakukan pada 30 Juni 2000. 

Terkait interior, warna-warna khas Turki pun sangat melekat. Dekorasi masjid digambar dalam pola geometris atau pola tanam, sehingga gambar manusia dan hewan tidak digunakan sama sekali.  Tokyo Camii memiliki luas 734 meter persegi dan memiliki satu lantai basement dan tiga lantai di atas tanah dengan total luas lantai 1.477 meter persegi. Kubah utamanya berdiameter 23,25 meter dan didukung oleh enam pilar, sementara menara tertinggi memiliki ukuran 41,48 meter. 

Lantai pertama berisikan pusat kebudayaan yang dapat dikunjungi. Sementara masjid berada di lantai dua dan tiga. Lantai dua merupakan khusus untuk laki-laki dan di atasnya khusus untuk perempuan. 

Karena keindahan arsitekturnya, platform perjalanan wisata seperti Trip Advisor menempatkan masjid ini dalam daftar 20 atraksi terbaik di Jepang pada tahun 2017. Bahkan Tripadvisor bahkan menggunakan Tokyo Camii sebagai foto sampul mereka untuk dalam daftar ini. 

Selain menjadi tempat ibadah, masjid ini pun terbuka untuk umum. Hal ini dikarenakan adanya Turkish Culture Center atau Pusat Kebudayaan Turki di area masjid ini. Para pengunjung pun dapat mengunjunginya setiap hari tanpa terkecuali. 

Hanya saja, ada aturan yang menganjurkan kepada wisatawan untuk mengisi form kedatangan (appointment) kepada pihak masjid jika berkunjung bersama rombongan atau minimal lima orang. Namun, jika kurang dari jumlah tersebut, wisatawan tak perlu membuat janji. Form tersebut dapat ditulis langsung dibagian kunjungan atau visit saat mengakses situs resminya.

Kunjungan pun dapat dimulai pada pukul 10:00 hingga 18:00. Sementara itu, untuk pakaian, pihak masjid mengeluarkan aturan yang wajib ditaati. Aturan tersebut yakni, pengunjung dilarang mengenakan celana dan kemeja lengan pendek, makan dan tidur di dalam masjid. 

“Untuk wanita, kami mengharapkan rok panjang atau celana panjang pergelangan kaki, yang tidak ketat atau tembus pandang, bersama dengan atasan lengan panjang dan berleher tinggi. Pria juga sebaiknya tidak memakai celana pendek. Jilbab sangat penting untuk wanita,” tulis pengurus masjid dalam situs resmi Tokyo Camii.

Pengunjung juga dilarang membuat kebisingan selama berada di dalam masjid. Perekaman dan pengambilan foto juga harus seizin pihak masjid. Pengambilan foto saat salat sedang berlangsung tidak diperkenankan.

 

 


  • TAGS
  • masjid tokyo camii
  • tokyo camii
  • jepang