Pemerintah Kota Ini Waswas, Anak Muda Lebih Senang Jadi Pekerja

MEDAN

Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
14 Juni 2019
Pemerintah Kota Ini Waswas, Anak Muda Lebih Senang Jadi Pekerja

IMAJI.LIVE - Setiap tahun kota-kota besar di Indonesia tumpah dengan sarjana-sarjana muda.

 

Setiap tahun pula, pengangguran dan pencari kerja bertambah. Pekerjaan seperti Aparatur Sipil Negara (ASN) dan dunia perbankan masih jadi primadona.

 

Kepala daerah atau pemangku kepentingan di berbagai daerah pun sibuk merumuskan, agar anak muda mau membuka usaha-tak melulu berharap menjadi pekerja.

 

https://imaji.live/read/awas-terlalu-stres-bekerja-tanda-kamu-terkena-job-burnout-syndrome

https://imaji.live/read/dapat-tawaran-kerja-lebih-dari-satu-begini-cara-menolaknya

 

Di Medan, Wali Kota Dzulmi Eldin kembali menyampaikan jumlah generasi muda yang berani memilih jadi pengusaha sangat jauh dari harapan.

 

Laporan yang ia terima, para anak muda di kota terbesar ketiga di Indonesia tersebut, lebih banyak memilih jadi pekerja ketimbang menciptakan lapangan kerja.

 

"Padahal entrepreneur sering disebut sebagai The Captain Of Industries," ujar Eldin, ketika menggelar jamuan makan malam dengan kalangan pengusaha dari Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Sumut di Pendopo Rumah Dinas Wali Kota Medan, baru-baru ini.

 

https://imaji.live/read/cari-kerja-bergaji-rp-8-juta-gampang-ini-syarat-wajib-diketahui-fresh-graduate

https://imaji.live/read/mau-cepat-kaya-cobalah-beberapa-pekerjaan-ini-gajinya-ratusan-juta-per-tahun

 

Padahal, menurut Eldin, generasi muda bisa saja melangkah jadi pengusaha serta fokus mengembangkan karier lewat jalur organisasi dan koneksi yang dimiliki.

 

Untuk diketahui, kerasnya situasi perekonomian dunia saat ini membuat pemerintah Indonesia tak berani mematok pertumbuhan ekonomi terlalu tinggi.

 

Dan untuk mendongkrak laju perekonomian Indonesia, termasuk Kota Medan, dibutuhkan kaum muda berperan dalam bidang usaha, dengan menciptakan lapangan kerja lewat kreativitas.

 

"Terus berinovasi dan berani mengambil resiko berdasarkan pertimbangan rasional. Jika Anda jatuh lima kali, maka Anda harus bangkit enam kali agar bisa terus bertahan," pesannya.(*)

 

 


  • TAGS
  • pemkomedan
  • entrepreneur
  • anakmuda
  • sarjanamuda
  • lapanganpekerjaan
  • walikota
  • walikotamedan
  • dzulmieldin-