06 November 2018
Penumpang Sriwijaya Air Ngamuk dan Keluar Pesawat Gara-gara Ada Durian 3 Ton

IMAJI.LIVE, MEDAN – Permasalahan di dunia penerbangan kembali terjadi. Kali ini bukan soal kecelakaan namun terkait kenyamanan penumpang.

Road Manager band Steven and The Coconut Treez, Amir Zidane mengungkapkan momen saat bau durian begitu menyengat di pesawat Sriwijaya yang dinaikinya bersama personil lainnya. Saat itu ia menaiki pesawat Sriwijaya SJ091 jurusan Bandara Fatmawati Soekarno, Bengkulu ke Jakarta pada Senin, 5 November 2018.

Melalui postingan Amir di akun Facebooknya, ia menceritakan awal mula bagaimana ia beserta penumpang lainnya memaksa turun dari pesawat gara-gara durian.

"Saat memasuki pesawat, aroma DUREN sudah terasa. Makin lama makin menyengat + panas (AC off) gmn rasanya??? Sy panggil pramugari, sy complain. Udah bau duren plus panas. Si pramugari menyodorkan kertas, dia bilang "Pak..kalo complain,isi aja ya di kertas itu" hah????
Si pramugari sy liat coba berbicara sama petugas. Lama kelamaan sy jengkel jg, kok di anggap sepi ini complain. Akhirnya sy bangun dari kursi dan samperin pramugari itu lg. Akhirnya sy berhadapan dng si petugas, si petugasnya ngomong gini : "Pak..peswat sudah mau takeoff kok. Ntar kalo sudah di atas bau durennya pasti hilang," tulis Amir, Selasa (6/11/2018). 

Perkataan pramugari tersebut tak membuat Amir puas. Ia kemudian mendatangi seorang petugas yang sempat berbicara dengan pramugari tersebut. Namun petugas tersebut memberikan jawaban yang sama dengan pramugari yang menyatakan bau durian tersebut akan hilang saat sudah mengudara.

 

“Di situlah asal muasal kemarahan sy. Kemudian si petugas tadi masuk ke kockpit dan bicara dng Kapt Pilot. Trus keluar dan bicara.
Petugas : "kita tetap terbang ya Pak..nanti baunya hilang kok.
sy : Mas...ini bau durennya parah bgt, 1 jam lho kita nyium bau beginian nanti di atas. Trus km tau gak kecelakaan peswat mandala yg gagal take off di medan???" lanjutnya.

Setelah bersitegang dengan petugas, Amir lalu menanyakan kesediaan penumpang lainnya untuk tetap terbang atau tidak. Ternyata, keresahan penumpang akan bau durian tersebut sama dengan yang dirasakannya. Singkat cerita seluruh penumpang pun turun meninggalkan pesawat.

Saat ditanya lebih lanjut oleh Amir, petugas mengungkapkan bau yang menyengat tersebut berasal dari 3 ton durian yang diangkut pesawat.

"mas ini pasti durennya banyak,soalnya baunya parah

Petugas : ada sekitar 3 ton mas...
Sy : hah?? 3 ton??" tulisnya yang terkejut mendengar pengakuan petugas tersebut.

Pesawat yang semula dijadwalkan take off pukul 10:50 WIB akhirnya terbang pada pukul 12:05 WIB dan mendarat dengan selamat di Bandara Soekarno Hatta Jakarta pukul 13.00 WIB.

Terbangnya pesawat tersebut setelah petugas menuruti permintaan penumpang utnuk menurunkan muatan durian yang telah masuk ke dalam bagasi pesawat. Sebagian penumpang pun menyaksikan proses turunnya durian untuk memastikan kebenarannya.

Belum sampai disitu, saat mendarat di Jakarta, Amir juga mendapati pengakuan dari pramugari yang sempat berbincang dengannya di pesawat. Pengakuan ini pun sempat mengejutkan Amir dan tim.

“Pramugari : " Pak...mohon maaf kejadian tadi ya...kita ga bisa berbuat apa2. Asal Bpk tau...Kapt pilot sudah memberi warning akan ada masalah dng duren2 itu, jumlahnya sangat banyak, dan packagingnya jelek. Nah....ternyata kapt pilotnya juga ga setuju utk bawa itu duren 3 ton!!
trus siapa itu berani beraninya nyuruh terbang?????” tutup Amir dalam postingannya yang disertai video tersebut.

Dilansir dari Detik.com Manajemen Sriwijaya Air membantah durian di pesawat seberat 3 ton seperti kabar yang diceritakan Amir.

"Perlu diketahui bahwa kurang-lebih 3 ton adalah jumlah total berat bagasi dan kargo, di mana di dalamnya ada durian tersebut. Dan angka itu juga masih jauh dari kapasitas MTOW (maksimum untuk melakukan take off dan landing)," kata Senior Manager Corporate Communications Sriwijaya Air Group Retri Maya dalam keterangan tertulis.


  • TAGS
  • sriwijaya air
  • durian