Realisasi Pajak Daerah Kota Medan Hingga Akhir 2018 Capai 93,44%

MIKRO

Kepala BPPRD Kota Medan Zulkarnain
11 Januari 2019
Realisasi Pajak Daerah Kota Medan Hingga Akhir 2018 Capai 93,44%

IMAJI.LIVE, MEDAN - Pemko Medan melalui  Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Kota Medan sampai dengan 31 Desember 2018  berhasil  merealisasikan pajak daerah  sebesar Rp1.316 miliar lebih atau 93,44%  dari target yang ditetapkan dalam  Tahun Anggaran 2018 yakni sebesar Rp1.408 miliar. 

Realisasi pajak daerah itu bersumber dari 8 jenis yakni pajak hotel, restoran, hiburan, penerangan jalan (PPJ), parkir, air bawah tanah (ABT), pajak bumi bangunan (PBB) serta bea perolehan hak atas tanah dan bangunan (BPHTB).               

5 dari 8 jenis pajak tersebut mengalami kenaikan cukup signifikan dan melebih target. Seperti pajak hotel dari target Rp117 miliar realisasi 119,6 miliar. Kemudian pajak restoran, target Rp170 miliar realisasi Rp172,6 miliar. Lalu, pajak hiburan, target Rp43 miliar realisasi 43,077 miliar.               

Selanjutnya pajak penerangan jalan, target Rp244,7 miliar realisasi Rp278,1 miliar. Berikutnya, pajak parkir, target  Rp22 miliar, realisasi Rp22,2 miliar. 

Sedangkan untuk PBB dengan target Rp454 miliar dan realisasinya hanya mencapai Rp382,4 miliar. 

“Untuk pajak BPHTB dan ABT, realisasinya  mengalami penurunan dibandingkan target yang ditetapkan maupun realisasi tahun 2018,” kata Kepala BPPRD Kota Medan Zulkarnain di Medan, Jumat (11/1).               

Zukarnain menjelaskan, BPHTB ditargetkan Rp339,9 miliar namun yang berhasil terealisasi Rp275,7 miliar. 

Realisasi ini pun mengalami penurunan dibandingkan tahun 2017 yakni sebesar Rp401,6 miliar.  Begitu juga dengan ABT, targetnya tahun 2018 sebesar Rp13 miliar namun yang terealisasi  hanya Rp11,1 miliar. 

“Realisasi  ABT tahun 2018 juga mengalami penurunan dibandingkan tahun 2017 dengan capaian realisasi Rp12,2 miliar,” jelasnya.                             

Berdasarkan hasil evaluasi yang telah dilakukan, Zulkarnaikan mengungkapkan, tidak tercapainya realisasi pajak daerah dari jenis pajak BPHTB  akibat tidak adanya tercatat transaksi pertanahan/properti dalam skala besar selama tahun 2018 sebagaimana yang terjadi pada tahun 2017. Di samping itu juga terjadinya penurunan transaksi pertanahan/properti sepanjang tahun 2018.               

Sedangkan untuk PBB, bilang Zulkarnain, penyebab tidak tercapainya target disebabkan realtif masih banyaknya wajib pajak PBB yang belum membayarkan PBB-nya sepanjang tahun 2018. Kemudian akibat masih kurangnya kesadaran dan kepatuhan masyarakat  untuk membayar PBB tepat waktu.               

Mantan Kepala Bappeda Kota Medan itu selanjutnya memaparkan, program kerja yang telah dilaksanakan tahun 2018 dan akan dilanjutkan kembali tahun 2019, salah satunya  pemasangan tapping box untuk beberapa jenis pajak daerah seperti pajak hotel, restoran, hibiran dan parkir yang dilakukan secara bertahap dan berkesinambungan.               

Dikatakan Zulkarnain, tahun 2018, pihaknya telah memasang 100 unit tapping box sebagai alat elektronik untuk memantau dan mengawasi pelaporan SPT Bulanan pajak daerah oleh wajib pajak.  Di tahun 2019 imbuhnyam pemasangan tapping box akan terus dilakukan yang pengadaannya bekerjasama dengan Bank Sumut.               

“Kita sadar pajak daerah merupakan sumber utama pembentukan PAD. Oleh karenanya guna memberhasilkan pengelolaan pajak daerah tahun 2019, kita akan terus mengkampanyekan gerakan sadar dan patuh pajak daerah sehingga dapat mendukung pencapaian sasaran pembangunan kota tahun 2019 sebagaimana yang telah ditetapkan,” ungkapnya.               

Sebelum menuntaskan pemaparannya, Zulkarnain atas  nama Pemko Medan menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada wajib pajakkarena telah menyelenggarakan berbagai kewajiban perpajakan daerahnya. Tentunya hal ini dapat menjadi contoh dan pelopor sadar dan patuh pajak daerah, sekaligus  menggugah kesadaran wajib pajak lainnya yang belum sepenuhnya taat pajak               

“Kita berharap wajib pajak yang belum sepenuhnya taat pajak akan lebih sadar dan taat pajak di tahun 2019 ini. Dengan pajak  daerah yang telah dibayar, Pemko Medan akan terus membangun, memperbaiuki serta meningkatkan ketersediaan infrastruktur dan fasilitas sosial kota yang dibutuhkan masyarakat. Jadi mari kita dukung bersama-sama melalui kesadaran perpajakan yang semakin baik,” harapnya

 


  • TAGS
  • pajak daerah
  • pemko medan