Tiga Sekawan Suguhkan Kopi Blend dan Edukasi Pelanggan

MODERN

Barista sedang menjelaskan jenis biji kopi yang disajikan kepada pelanggan.
13 Juni 2019
Tiga Sekawan Suguhkan Kopi Blend dan Edukasi Pelanggan

IMAJI.LIVE - Bisnis kopi mulai menjamur di kota Medan.

Setiap kedai kopi memiliki kelebihannya masing-masing.

Di tengah persaingan yang semakin ketat, kedai kopi bukan hanya dituntut memiliki minuman signature, tapi juga harus memiliki ciri khas atau mencari sesuatu yang paling khas dari masing-masing kedainya.

Hal itulah yang dilakukan Tiga Sekawan Kopi dari awal dibuka hingga saat ini di kedainya, Jalan Ismailiyah Medan.

 

Baca juga:

Awas! Makanan dan Soda Picu Timbulnya Kista Wanita Usia 20an

Kisah Gadis Brasil Operasi Miss V Buatan dari Kulit Ikan Nila

 

Kedai yang kini dibesarkan dengan tim ini, terus memperbaiki diri,  menawarkan kopi signature hingga edukasi terkait kopi kepada setiap pelanggan.

"Kami punya kopi signature sendiri, dengan memblend semua jenis kopi dari Sumatera Utara. Jadi tidak ada kopi Sidikalang, Lintong atau lainnya, karena semua kita blend," ujar Muamar Ichsan, Head Barista mewakili Tiga Sekawan Kopi kepada Imaji, Rabu (31/7/2018).

 

Baca juga:

Susah Tidur Selama Penerbangan? Tips Ini Bikin Kamu Terlelap dalam 5 Menit

5 Makanan yang Seharusnya Dihindari Saat Menyusui

 

Proses blending kopi ini, bisa juga menjadi cara untuk menyeimbangkan rasa antara dua jenis kopi.

Misalnya mendapatkan aroma dari satu jenis namun dengan rasa dari jenis lain agar cita rasanya lebih kompleks.

"Blend atau kombinasi antara beberapa tipe biji kopi Sumatera ini kita buat biar rasanya lebih kuat dan ini memang ciri khas kita. Saya jamin, rasanya beda," ujar Ichsan.

Lanjut Ichsan, Tiga Sekawan Kopi juga mengenalkan kopi dari Merek, Karo yang selama ini tidak pernah memiliki tempat di dunia kopi.

Padahal, hasil kopi dari Merek sangat baik.

 

Baca juga:

Absen Minum Kopi Bikin Kepala Pusing, Begini Penjelasannya

Sulit Tidur Nyenyak? Coba Hindari 5 Makanan Ini Sebelum Tidur

 

"Arabica Nagalingga, Merek sangat bagus dan kebun kopi Tiga Sekawan juga ada di sana," katanya.

Selain kopi, kedai ini juga fokus dalam mengedukasi petani di Merek hingga mengedukasi soal kopi kepada para pelanggannya.

Aturan pemesanan kopi juga dibuat dalam satu blackboard besar. Pelanggan diminta datang ke meja barista dan mendiskusikan keinginanya. 

"Kami tidak memberikan buku menu di meja. Karena kami mau, semua customer datang ke barista dan mendiskusikan keinginanya. Di situ, nanti kita juga edukasi pelanggan soal jenis kopi, cara meracik, bahkan jika ada yang bertanya terkait khasiat kopi," katanya.

 

Baca juga:

Garuda Group Turunkan Harga Tiket 20%, 

Tiga Langkah Atasi Permasalahan Telinga Berdengung 

 

Disini, pihaknya menyediakan kopi tubrok, v60, dan lainnya.

Tambah Ichsan, dalam waktu dekat, kedai Kopi Tiga Sekawan juga akan membuka cabang di Desa Nagalingga, Merek.

"Kita mau buka cabang di sana. Nanti di sana, bukan cuma tempat untuk menyeduh kopi saja, tapi juga menjadi tempat edukasi kepada warga juga petani kopi soal kopi dan cara meraciknya. Masyarakat di sana suka minum kopi, tapi tidak pernah minum hasil kopinya sendiri. Ini yang mau kita ubah," ujarnya.

 

Baca juga:

Awas! Penggunaan Makeup Selama di Pesawat Bisa Bikin Jerawatan

India Resmikan Bandara di Pegunungan Himalaya

 

Ditanya makna nama Tiga Sekawan, Ichsan terimspirasi dari tiga bagian yang tidak bisa dipisahkan dari dunia kopi.

"Kopi itu gak bisa dipisahkan dari tiga bagian. Ada arabica, liberica dan robusta serta dimaksudkan untuk tiga individu penting dalam kopi, yakni petani, roastery dan barista," ujarnya sembari mengatakan Tiga Sekawan buka setiap hari mulai sekitar pukul 15.00 WIB hingga malam.

 


  • TAGS
  • kopi
  • tiga sekawan